Saturday, September 18

Holy Land tour Journal : Day 3

Day 3
Jerusalem, Israel - 17 September 2010, 5:13pm
(17 September 2010, 10.13pm WIB).

So no, it's not the same time as yesterday. Haha..
Hari ini lebih santai dan lebih bisa istirahat dari kemaren, mungkin karena besok acara padet di Yerusalem NAEK KAKI. Okay let's start today's journal.

First thing in the morning we go to CANA in Galilee. Kana ini, as we all know, adalah tempat yang dulu Tuhan Yesus buat mukjizat pertamaNya: Air jadi anggur.
Di tempat ini kita minta hidup kita jadi seperti anggur baru yang tercurah di wadah yang baru. Kita minta Roh Pengertian n Kerendahan Hati, karena dengan Pengertian bahwa Yesus pasti akan melakukannya, Bunda Maria minta ke Yesus lakukan sesuatu waktu anggur habis. Dengan kerendahan hati dan percaya, para pelayan ciduk air pembasuhan kaki n kasi ke kepala pesta. Jangan sampe kita kayak pemimpin pesta yang gatau apa2, padahal dia adalah orang paling berkuasa di pesta itu. Jadi kita minta Roh Pengertian n Kerendahan Hati. =) Di Cana juga minta anggur baru, jadi punya kemanisan dan gelora cinta yang baru buat Tuhan.




Lanjut, Laut Mati.. Nah ini tempat gajelas nurut gw. Cuma kayak ancol plus mineral nya yang imba. haha. RUWET, PANASH (sekali lagi PANASH. INI PANAAAASS banget), n asin. Assiinn banget. Ngapain juga ya kesini? Haha.. Mungkin gw di Laut Mati yang bagian umum kali ya bukan yang si Michael Jackson suka dateng dulu. Jadi ga luxurious.

Laut Mati to Jericho, the oldest city in the world. Ternyata Jericho ini di dalem otoritas Palestina. Jadi Arab semua ini. Di sini tempat dulu tembok Jericho dirobohin sama Joshua. Di sini kita mau tanggalkan semua kelemahan, semua hambatan, semua ikatan, semua tembok yg menghalangi hubungan kita sama Tuhan. Biar sama kayak tembok Jericho dirobohin sama Tuhan buat Joshua karena ketaatan n sorak pujian orang2 Israel, hari ini semua dosa dan ikatan yang ga benar dipatahkan dan dirobohkan dengan ketaatan kita, jadi lebih dari pemenang!

Di Jericho makan siang, terus mau beli shofar (sangkakala) tapi.. Gabisa tiup na. Hahaha.. I think I'd have to find one that I can blow before I buy. Mahal loh ternyata… Akhirnya beli liontin Jerusalem Cross super keren.


Jericho to Jerusalem… Ngelewatin padang gurun Judea, tempat suku Bedouin. Keren banget di sebelah kiri gitu tiba2 ngeliat ada sekumpulan kambing domba lagi digembalain. =)


Approaching Jerusalem… Somehow this Holy City gives me a shiver. I can't really say anything about this city yet other than that. I think we'd have to see it ourselves tomorrow. Hari ini belom ngapa2in, kumpulin energy buat besok jalan seharian di Old City. I believe He will give me strength, even when my left ankle is sprained like this. =) I know I will be strong in Him.







Ooo.. Jerusalem, Kota Mulia
Hatiku rindu ke sana
Ooo… Jerusalem, Kota Mulia
Hatiku rindu ke sana

Tak lama lagi Tuhanku datanglah
Bawa aku masuk sana
Tak lama lagi Tuhanku datanglah
Bawa aku masuk sana

Friday, September 17

Holy Land tour Journal : Day 2

Day 2

Tiberias, Israel - 16 September 2010, 9.07pm

(17 September 2010, 2.07am WIB)


I can't believe I'm typing this at the same time as yesterday. XD

Hari ini a lot better… Mungkin karena akhirnya setelah 1 hari 1 malam gw bisa nyentuh ranjang dan tidur, jadi kondisi badan bener2 baik.


Acara pertama adalah ke Yardenit, a.k.a Sungai Yordan. BAPTIS!

Dapet jubah putih tipis n handuk… N kita dibaptis di Sungai Yordan. Hari ini hidup gw kembali diperbaharui, segala yang lama sudah berlalu, yang baru sudah datang. Hari ini gw kebaskan semua dosa, semua sakit penyakit, semua keterikatan yang bukan dengan Tuhan, semua kuasa2 jahat, semua kutuk. Gw jadi baru, jadi milik pusaka Tuhan. Ini keren banget. =)




Then to Kibbutz, komunitas yang gurus teknologi agraris di Israel. Amazing view, amazing farms. Then to Danau Galilea, berlayar pake perahu (again, amazing amazing view), mengambil tangkapan yang besar dengan iman kayak dulu Petrus disuru sama Yesus.






Lunch, ikan Petrus. Ikan aer tawar goreng sih sebenerya, digoreng gitu doank.

Terus ke Gereja Sabda Bahagia, tempt Tuhan Yesus dull khotbah yang ucapan bahagia di Bukit itu. =) At this place, one thing I realized is that this is the place where He spoke Matt 5:6.. 'Berbahagialah mereka yang lapar dan has akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan". It's the foundation of my relationship with her. =) The worship service was magnificent and really a blessing.





Hari ini ga secapek kemaren, thank God. I'm typing this and I can go to sleep in peace. YEAH!


Well, after all what happened this day, I've got one awesome song that struck me in my soul… Simple song, yet really heartfelt.


Bersama keluargaku melayani Tuhan

Bersatu selamanya mengasihi Engkau

Tiada yang dapat melebihi kasihMu, ya Tuhan

Bagi kami Engkau segalanya


... one thing I realize... wifi na di lobby hotel ini cepet banget ya hahaha

Holy Land tour Journal : Day 1

Day 1

Tiberias, Israel - 15 September 2010, 9.08pm

(16 September 2010, 2.08am WIB).


AKHIRNYA… Perjalanan ke Israel tu bukan 7 jam plus 2 jam, tapi 24 jam! Hahaha..

I took an Emirates flight from Jakarta to Dubai; enjoyed the flight, but not the sleep. Gw sadar bahwa ternyata gw masih perlu bantal buat tidur. Sebelom dipasang bantal di kepala belom bisa tidur. XD


Dubai International Airport was cool.. Maybe it's because I learned about their logo design concept so it was exciting to see the actual logo on the actual place. The shuttle bus from the airplane to the terminal building was cool as well; wide futuristic body with … no it's still with wheels, just can't really see them. Cool.







The flight to Jordan was okay as well. 2 jam ga gitu kerasa karena dipake nonton Sleeping Beauty. ^^ Approaching Jordan, all I saw was desert. Jadi intinya Jordania itu cuma a patch of town in the middle of the huge desert. That's it. PASIIIIRRRRR semua. Arrived at Jordan, and this is where all the tiring stuffs began.

Visa on Arrival kan, jadi ngantrinya tu udah kayak APA aja gitu. LUAMA banget uda gitu orang na juga super nyolot gitu… Lucu sih ngeliat mereka ngomong bahasa Arab satu sama lain, n liat uang na juga lucu, liat Arab Jordan Investment Bank juga lucu (coba kalo disingkat jadi apa namanya… Gila bahkan uda jauh2 sampe Middle East juga gw masi ketemu hal2 aneh gini), but that's about it. Bandara Queen Alia kecil n jelek kayak Gambir. Nunggu bus buat angkut ke perbatasan Amman-Israel juga super lama, n super ribet ngatur koper2na (clearly this travel agent hasn't got the experience on managing these around 700 people).





Once at the perbatasan… Hahaha all the (fun) begins. Nunggu inside the bus like nothing happened for about an hour, then supir bus na diganti orang customs/imigrations, trus bus dibawa ke perbatasan King Hussein Bridge, di kiri-kanan diapit padang pasir and padang pasir and padang pasir… Sampe di perbatasan, nyebrang jembatan, masuk ke Allenby Bridge. Again, nunggu like nothing happened inside the bus for more than an hour and a half, masuk ke dalem, koper2 dibuangin turun. Trus musti dimasukin alat ngecek gitu n ditinggal, sementara kitanya jalan masuk ke imigrasi. Nah nunggu imigrasinya itu yang kayak APA gitu lamanya. Lebih kayak APA lagi daripada yang visa Jordan. APA banget deh.. Once through, ternyata udah ada di deket Qumran n Dead Sea.



Lunch di Qumran… Lunch nya agak gajelas to be honest, but I'm too hungry to complain. Really too hungry. Jadi makan aja gajelas apaan juga. After makan, shopping for a bit… Getting back my senses for a bit, dan… harus jalan lagi. Hahaha.. Perjalanan di bus gajelas berapa lama, I feel it's around about 3 to 4 hours ke Tiberias.


Yang seru adalah, dari Qumran ke Tiberias ternyata perlu melewati TEPI BARAT. Tau Tepi Barat? Yap yang tempat perang itu… Dan bus harus sekali lagi melewati security check point… A guy with an assault rifle climbed in to the bus, dan nunjuk gw with 2 other guys to go down, randomly picking gitu, buat diperiksa luggage na. Jadi turunlah kami bertiga, bingung2 gajelas masi ngantuk2 gitu, masuk ke pos keamanan nya, dibentak2 disuru buka koper n ditanya isinya apa, ngelewatin metal detector. Finished, balik ke bus, n ngelanjutin perjalanan ke Tiberias.


DAAN.. setelah 1 hari 1 malam yang seru, sampailah sudah di Tanah Perjanjian, Israel… Tiberias seems like a beautiful city, even when she's sleeping late at night like this. I don't know, we'll see tomorrow.


Anyways, dari perjalanan penuh kegajelasan dan super capek ini, ada 1 lagu yg ada di hati gw…


Menyebrang Sungai Yordan, Halleluyaa…

Menuju ke Kanaan, Halleluyaa…

Meski banyak rintangan, Halleluyaa…

Menyebrang sampai menang, Halleluyaa…


Halleluya..